Pria Pakistan Marah Besar Sampai Bakar Rumah Hingga Anak dan Cucu Meninggal
Merdeka.com - Seorang ayah di Muzaffargarh, Pakistan diduga membunuh dua putri dan empat cucunya dengan membakar rumah mereka karena salah satu putrinya menikah di luar keinginannya. Demikian dilaporkan harian Dawn.
Pejabat polisi mengatakan petugas pemadam kebakaran menemukan mayat seorang pria berusia 65 tahun yang hangus, dua wanita berusia 35 dan 19 tahun, tiga anak laki-laki berusia 3, 10 dan 12 tahun dan seorang bayi berusia 2 bulan di sebuah rumah di distrik Muzaffargarh kemarin.
Dilansir dari laman Al Arabiya, Senin (18/10), semua mayat itu sudah dikirim ke rumah sakit untuk otopsi dan pemeriksaan forensik serta penyelidikan juga sedang berlangsung, kata polisi.
Polisi juga tengah mencari tahu mengapa tidak ada anggota keluarga yang terbangun saat kebakaran terjadi.
Salah satu suami dari perempuan yang meninggal mengajukan gugatan terhadap sang ayah yang mengklaim dia membakar rumah itu dalam "kemarahan" karena putrinya menolak dijodohkan dan menikah dengan laki-laki yang dicintainya.
Sang suami mengatakan dia pergi untuk urusan bisnis dan ketika dia kembali ke rumah, dia melihat rumahnya terbakar sementara ayah mertua dan saudara iparnya melarikan diri dari tempat kejadian.
Petugas polisi mengatakan kepada Reuters sang ayah sedang diburu oleh polisi.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya