Pria ini peluk petasan Tahun Baru raksasa hingga meledak di wajahnya
Merdeka.com - Pria bernama Ronald Verico di Manila, Filipina, tewas setelah dia memeluk sebuah petasan besar yang kemudian meledak tepat di wajahnya dalam perayaan malam Tahun Baru.
Saking kerasnya ledakan, rahang pria itu copot dan tubuhnya sempat terpental melayang di udara, seperti dilansir Mirror, Jumat (1/1).
Menurut laporan, dia sedang dalam keadaan mabuk ketika menarik petasan besar itu mendekat ke kepalanya pada pukul 00.10.
Teman Verico, Kristiano Serrano kemudian menghubungi petugas gawat darurat, namun mereka tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Verico dinyatakan tewas pada pukul 01.45.
Menteri Kesehatan Filipina Jannette Garin mengatakan Verico benar-bena dalam keadaan mabuk berat ketika memeluk petasan besar yang kemudian meledak itu.
"Rahangnya hancur. Dia sedang mabuk parah ketika memeluk petasan itu," ujar Garin.
Pasangan Verico mengatakan kepada petugas, dia sudah melarang Verico menyalakan petasan setelah pria itu terlihat mabuk, tapi kemudian Verico diam-diam keluar rumah dan menyalakan petasan itu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya