Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pria ini hadapi pelaku penembakan Texas dengan tangan kosong

Pria ini hadapi pelaku penembakan Texas dengan tangan kosong Penembakan di Texas. ©REUTERS

Merdeka.com - Penembakan massal terjadi di gereja daerah Sutherland Springs, Texas, Amerika Serikat, diklaim sebagai insiden paling mematikan dalam sejarah teror di Texas. Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Texas, Greg Abbott.

Rupanya kejadian yang menewaskan 26 orang itu bisa lebih banyak memakan korban jiwa apabila tidak ada seorang penduduk lokal yang menghadapi pelaku penembakan meski hanya dengan tangan kosong.

"Saat kejadian, seorang penduduk mencengkram senapan yang dipegang pelaku dan menahannya agar tidak kembali melepaskan tembakan. Tersangka lalu menjatuhkan senjata tersebut dan kabur," kata Freeman Martin, Direktur Regional Departemen Keamanan Publik Texas, dalam sebuah jumpa pers, kutip dari laman CNN, Senin (6/11).

"Tidak sampai di situ saja, pria tersebut bahkan berusaha mengejar pelaku," tambah Martin.

Polisi baru memburu pelaku beberapa saat kemudian dan menemukannya masuk ke dalam mobil. Pelaku yang diidentifikasi bernama Devin Patrick Kelley tersebut ditemukan tewas dalam mobil tersebut karena luka peluru.

"Sejauh ini, kami belum bisa mengonfirmasi apakah luka tembak itu karena bunuh diri atau ditembak oleh penduduk lokal," ungkap Martin.

Meski demikian, Martin tidak memberikan rincian identitas pria yang dengan gagah berani menghadapi pelaku penembakan itu dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Saat ini pihak berwenang setempat masih berusaha menyelidiki motif penembakan yang dilakukan oleh pelaku. Mereka juga menelusuri media sosial tersangka untuk mendapatkan petunjuk.

"Mereka sedang melanjutkan usaha untuk mengumpulkan teka-teki dari kejadian yang sangat kompleks ini untuk memberikan penjelasan yang dibutuhkan dan pantas didapatkan oleh warga setempat," papar Gubernur Texas Greg Abbott. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP