Pria bertopeng gorok biarawati dan sandera 70 orang di panti jompo
Merdeka.com - Seorang pria bertopeng bersenjatakan pisau, gergaji, dan senapan menerobos panti jompo tempat tinggal 70 biarawan. Penyusup tersebut kemudian membunuh salah satu biarawati tua dengan cara menggorok lehernya lalu menikamnya tiga kali dan menyandera biarawan lainnya.
Seorang saksi mata menyebut, salah satu penjaga keamananan sempat menekan tombol alarm, sebelum kemudian diikat dan disumpal oleh penyandera tersebut. Polisi antiteror segera meluncur ke lokasi penyanderaan. Namun sayang, pria bertopeng tersebut telah kabur sebelum polisi tiba di lokasi.
Insiden ini terjadi di desa Montferrier-sur-Lez, bagian utara Montpellier, Prancis pukul 22.30 waktu setempat. Hingga kini polisi masih melakukan pencarian terhadap pria bertopeng tersebut. Garis polisi telah di pasang di tempat kejadian perkara.
Seorang jaksa dari Montpellier, Christophe Barret telah mengkonfirmasi bahwa korban jiwa adalah satu, bukan dua seperti yang sebelumnya diberitakan.
"Untuk sementara waktu hanya ada satu korban (jiwa). Saat ini polisi masih menyelidiki semua bukti dan memperdalam motif kejahatan ini," kata Barret kepada AFP seperti dilansir harian the Daily Mail, Jumat (25/11).
Kejadian ini mengejutkan warga di wilayah tersebut. Pasalnya, desa kecil itu terkenal desa yang tenang dan tidak pernah ada kejahatan serius di dalamnya.
"Ini mengejutkan. Tidak jelas mengapa insiden seperti itu bisa terjadi di tempat keagamaan ini. Ini adalah pedasaan yang sangat tenang," kata juru bicara Keuskupan Agung Montpellier, Wayne Bodkin.
Panti jompo untuk biarawan ini didirikan sejak tahun 1994 dan dikelola oleh lembaga asosiasi Les Chenes Verts. Para penghuni panti rata-rata berusia di atas 70 tahun yang tak punya daya untuk melawan saat disandera oleh penyusup. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya