Pria Australia Ancam Jual Pulau ke China, Harganya Fantastis
Merdeka.com - Sebuah pulau yang terletak di lepas pantai timur Australia antara Papua Nugini dan Kepulauan Solomon diancam akan dijual ke China oleh pemiliknya jika tidak dibeli oleh Australia.
Pemilik Pulau Konflik, Ian Gowrie-Smith seorang pensiunan pengusaha kelahiran Australia, sebelumnya telah mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong agar pemerintah Australia dapat membeli pulaunya senilai USD 25 juta atau Rp. 370,6 miliar. Namun hingga kini Australia belum menunjukkan niatnya untuk membeli pulau itu.
Dikutip dari Laman Russia Today, Rabu (24/8), Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengungkapkan “Australia melakukan banyak hal untuk menantang China tanpa membeli Kepulauan Konflik”. Albanese pembayar pajak Australia tidak dalam posisi apa pun untuk membeli pulau itu.
“Jika penjual aset (pulau) datang kepada media untuk mengatakan, Saya ingin Australia membeli ini (pulau) atau tidak maka akan ada dampaknya, seperti kami akan menjualnya ke China, pikirkan akan seperti apa dampaknya untuk para pembayar pajak,” tutur Albanese.
Pernyataan Perdana Menteri Albanese dan tidak adanya niat pemerintah Australia untuk membeli pulau membuat Ian bingung. Ian pun menyampaikan agen penjualnya sudah menghubungi China.
“Saya tidak tahu apakah kesepakatan yang diusulkan bersifat strategis, tetapi faktanya mereka (pembeli China) akan mendapatkan uang,” kata Ian.
Perlu diketahui pulau yang akan dijual Ian terletak di lokasi strategis, salah satu jalur pelayaran utama Australia, dan memiliki tiga kabel data besar bawah laut.
Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya