Presiden mengklaim perlindungan WNI di luar negeri membaik
Merdeka.com - Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia di depan sidang bersama DPR dan DPD Indonesia, Presiden Joko Widodo menjanjikan peningkatan kualitas perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Hal tersebut merupakan kado istimewa dari Presiden Jokowi kepada para tenaga kerja di Indonesia.
"Kita tingkatkan kualitas perlindungan WNI di luar negeri," seru sang presiden dalam pidato di Senayan, Senin (16/8).
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi dengan bangga mengatakan pemerintah berhasil membebaskan 14 WNI yang disandera di Filipina.
"Melalui diplomasi menyeluruh dari berbagai jalur, kita berhasil membebaskan 14 WNI yang disandera kelompok bersenjata di Filipina Selatan," ujar Jokowi.
Presiden juga mengatakan melalui diplomasi juga, dua WNI yang disandera di Papua Nugini berhasil dibebaskan. Meski demikian, hingga akhir Juli 2016, Jokowi membeberkan ada 7.555 kasus WNI di luar negeri yang berhasil di selesaikan.
"Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah TKI," ucapnya.
Presiden Jokowi menambahkan, pada kurun waktu yang sama, tak kurang dari 23.651 TKI difasilitasi pemulangannya melalui berbagai cara.
Perlindungan WNI di luar negeri menjadi salah satu fokus utama Presiden Jokowi sejak menjabat Oktober 2014 lalu.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya