Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Maduro larang kandidat partai oposisi ikut pemilu tahun depan

Presiden Maduro larang kandidat partai oposisi ikut pemilu tahun depan Presiden Venezuela Nicolas Maduro naik sepeda. ©REUTERS/Miraflores Palace/Handout

Merdeka.com - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mendiskualifikasi para kandidat presiden dari partai oposisi di pemilihan umum yang akan digelar tahun depan. Mereka yang tidak diizinkan berpartisipasi dalam pemilu berasal dari partai yang memboikot pemilihan daerah di negara itu.

"Partai yang tidak berpartisipasi sekarang dan menyerukan pemboikotan terhadap pemilihan daerah tidak bisa berpartisipasi dalam pemilu tahun depan," kata Maduro, dikutip dari laman Time, Senin (11/12).

Tiga partai oposisi terbesar yakni Justice First, Popular Will dan Democratic Action menolak hasil pemilihan wali kota di negara tersebut. Mereka menuding ada kecurangan yang dilakukan untuk memenangkan kandidat dari partai Maduro, Partai Sosialis.

"Perolehan suara di pemilihan kali ini dimanipulasi dengan suap. Pemerintah menyalahgunakan karcis makan untuk memperoleh suara," ungkap aktivis dari oposisi.

Para aktivis menilai pemungutan suara menandakan kediktatoran Maduro dalam menguatkan cengkeraman di dunia politik.

Bulan Agustus lalu, Maduro pun membentuk Majelis Konstituante, sebuah badan baru yang lebih kuat untuk menggantikan Majelis Nasional yang didominasi oleh oposisi. Hal itu dipandang oposisi sebagai jalan untuk mempermudah posisinya di pemilu mendatang.

"Majelis baru itu tidak bersifat demokratis," tegas pemimpin oposisi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP