Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Korsel mengaku siap temui Kim Jong-un

Presiden Korsel mengaku siap temui Kim Jong-un Pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Korsel Park Geun-hye. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, menawarkan pertemuan kepada Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Namun, syarat digelarnya dialog ini asal Pyongyang serius menghentikan program pengembangan rudal berhulu ledak nuklir.

"Seandainya ada terobosan isu nuklir oleh Korea Utara, tidak ada alasan untuk menolak melakukan pertemuan antar negara Semenanjung Korea," kata Park, seperti dilansir Yonhap, Jumat (13/11).

Komisi Persiapan Unifikasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Park Geun-hye sudah terbentuk. Seandainya Korut mau membuka diri, dia optimis perdamaian sejati di Negeri Ginseng bisa tercipta.

"Sikap saya jelas, jenis dialog apapun antara Korea Selatan dan Korea Utara sangat mungkin dilakukan," imbuh Park.

Korut dan Korsel terpisah pada Perang Korea pada 1950-1953. Selepas agresor Jepang angkat kaki dari Semenanjung Korea karena kalah di Perang Dunia II, Amerika Serikat dan Uni Soviet berebut pengaruh. Masing-masing negara adi daya itu menyorongkan tokoh lokalnya untuk jadi pemimpin Negeri Ginseng, memicu perang saudara. Konflik berakhir menggantung pada 1953 setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan.

Kedua negara bulan lalu telah menggelar reuni keluarga yang terpisah akibat perang Korea. Pertemuan para manula ini digelar untuk meredam ketegangan diantara kedua Korea yang kala itu bersiap menyerang satu sama lain, pada awal Agustus. Dua prajurit Korsel terluka kena ranjau. Peledak itu disebut-sebut ulah Korut.

Negeri Ginseng membalas dengan cara menyiarkan propaganda anti-Korut di perbatasan Panmunjom. Dua negara terancam berperang. Akhirnya, pada 25 Agustus, Delegasi Korea Utara dan Korea Selatan sepakat meredakan ketegangan. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP