Presiden Brasil Minta Dunia Tidak Ikut Campur soal Kebakaran Hutan Amazon
Merdeka.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro kemarin mengatakan kekuatan asing tidak usah ikut campur dalam peristiwa kebakaran hutan Amazon yang sudah berlangsung selama tiga pekan.
Dia mengatakan itu setelah dunia internasional mengkritik Brasil karena lambat menangani kebakaran di hutan yang menjadi paru-paru dunia itu.
Dia juga menyebut petani bisa saja secara ilegal dengan membakar hutan itu.
Brasil menuai kritik internasional atas penanganan Amazon yang luasnya mencakup 60 persen negara itu.
Dikutip dari laman Reuters, Kamis (22/8), Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui Twitter masing-masing menyatakan keprihatinan mereka akan kebakaran hutan yang terparah selama ini. Hutan Amazon selama ini adalah benteng penting terhadap perubahan iklim.
"Negara-negara yang mengirim uang ke sini, mereka tidak mengirimnya karena amal. Mereka mengirimnya dengan tujuan mengganggu kedaulatan kami," katanya dalam siaran langsung di Facebook.
Tetapi sebelumnya dia mengatakan Brasil tidak memiliki sumber daya untuk mengendalikan kebakaran.
"Amazon lebih besar dari Eropa, bagaimana Anda melawan kebakaran di daerah seperti itu?" tanyanya kepada wartawan ketika meninggalkan kediaman presiden. "Kami tidak memiliki sumber daya untuk itu."
Data pemerintah menunjukkan, kebakaran di Amazon sejauh ini mencapai 83 persen dibanding tahun sebelumnya.
Meskipun kebakaran ini merupakan kejadian biasa dan selalu dialami selama musim kemarau, para pecinta lingkungan menyalahkan meningkatnya kegiatan petani yang membakar lahan untuk membuka ladang.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya