Presiden Azerbaijan nyatakan perang dengan Armenia via Twitter
Merdeka.com - Sebagian orang menggunakan media sosial Twitter untuk berkomunikasi dengan teman-teman atau membahas apa makan siang mereka hari ini tapi Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev malah menyatakan perang lewat Twitter.
Dia tercatat menjadi presiden pertama di dunia yang menyatakan perang dengan negara lain, dalam hal ini Armenia, lewat media sosial, seperti dilansir Malaysia Digest, Jumat (8/8).
Sejak 1988 kedua negara kerap berselisih soal wilayah Nagorno-Karabakh, wilayah yang jadi sengketa sejak masa kemerdekaan dari Uni Sovyet. Konflik kedua negara itu sejauh ini sudah memakan 30 ribu korban jiwa. Pada 1994 kedua negara sepakat mengadakan gencatan senjata tapi akhir-akhir ini persiapan dan aksi militer kembali dilanjutkan.
Kicauan pertama Presiden Aliyev lewat akun @presidentaz kemarin menanggapi peristiwa serangan pasukan Armenia yang menewaskan sejumlah tentara Azerbaijan. Lewat cuitannya dia menyatakan darah para tentara Azerbaijan itu akan menuntut balas. Dia juga bilang perang dengan armenia bekum berakhir.
"Semoga Allah menerima jiwa mereka dalam damai! Namun darah mereka akan menuntut balas. Pasukan Azerbaijan sudah membuat musuh kewalahan," kicau Aliyev.
"Kita kini tidak hidup dalam damai, kita sedang berperang. Semua orang harus tahu ini. Perang belum usai," kata dia.
Aliyev menuliskan sekitar 60 kicauan dalam waktu singkat dengan nada kalimat menyerang. Salah satu kicauannya menyebutkan Azerbaijan lebih suka perang ketimbang damai. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya