Polisi temukan mayat pengebom bunuh diri di konser Ariana Grande
Merdeka.com - Pihak berwenang memastikan bahwa ledakan bom di Manchester Arena, Inggris, usai konser penyanyi Amerika Serikat Ariana Grande pada Senin malam waktu setempat dilakukan oleh pengebom bunuh diri.
Berdasarkan hasil identifikasi tempat kejadian perkara, polisi menemukan mayat yang diduga kuat pelaku dari bom bunuh diri tersebut. Polisi Inggris bekerja sama dengan polisi AS menyatakan klaim tersebut beberapa jam usai kejadian.
"Ada satu pria diduga sebagai penyerang karena membawa alat peledak improvisasi. Dia tewas di lokasi meledaknya bom," kata Kepala Polisi Manchester, Ian Hopskin, seperti dilansir dari laman the Sun, Selasa (23/5).
Selain itu, ahli forensik melaporkan bahwa bukti yang dikumpulkan dari lokasi kejadian semuanya telah merujuk kepada serangan bom bunuh diri. Kini pihak berwenang tengah mengambil langkah lebih jauh untuk mengidentifikasi mayat itu.
Sementara itu, petugas paramedis di lokasi kejadian mengatakan bahwa korban tewas dan terluka semua terkena pecahan paku. Oleh karena itu, diduga kuat pelaku menggunakan sejenis bom paku saat melakukan aksinya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya