Polisi Malaysia selidiki kemungkinan pilot MH370 bunuh diri
Merdeka.com - Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein, mengatakan polisi sedang menyelidiki kemungkinan pilot MH370 bunuh diri dalam penyelidikan mereka terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines.
Saat berbicara di sebuah jumpa pers di Hotel Sama-Sama, Hishammuddin mengatakan polisi sedang menyelidiki kemungkinan itu, seperti dilansir situs asiaone.com, Senin (17/3).
Namun, dia menolak untuk mengatakan apakah salah satu dari 227 penumpang dan 12 kru pesawat punya masalah pribadi.
"Tidak, saya tidak bisa katakan itu pada saat ini," kata Hishammuddin.
Hishammuddin mengatakan pemerintah tidak akan menahan informasi yang akan membantu penyelidikan, namun tidak akan mempublikasikannya ke masyarakat sampai informasi itu telah diverifikasi.
Dia juga menyampaikan Sistem Pelaporan dan Komunikasi Pesawat (ACARS) telah sengaja dimatikan, setelah melintasi Kota Baru, dan alat transporder telah dimatikan dekat Igari.
Pada saat yang sama, Direktur Utama Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya mengatakan transmisi terakhir dari ACARS berada di pukul 1.07 (waktu setempat) pada 8 Maret lalu, tapi tidak diketahui ketika alat itu dimatikan.
Penyelidikan awal juga menunjukkan pilot pendamping yang berbicara dalam komunikasi terakhir dengan menara pengawas lalu lintas udara. Komunikasi terakhir pilot terjadi pukul 1.19 waktu setempat.
Ahmad Jauhari juga mengatakan bahwa tes psikologi dan tes psikomotor merupakan prosedur standar untuk merekrut pilot. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya