Polisi Israel dipenjara karena bunuh demonstran Palestina
Merdeka.com - Pengadilan Israel menjatuhkan hukuman penjara sembilan bulan kepada polisi perbatasan yang membunuh demonstran di Tepi Barat. Korban merupakan remaja Palestina yang ikut aksi unjuk rasa dan kerap melawan tentara Israel dengan melempari batu.
Dilansir dari laman Washington Post, Rabu (25/4), Pengadilan Distrik Yerusalem menjatuhkan putusan tersebut kepada tentara Israel bernama Ben Deri karena secara tidak adil menembak remaja tersebut. Kejadian ini berlangsung empat tahun lalu di Tepi Barat, Palestina.
Saat kejadian, korban bernama Nadim Nuwara (17) itu dipastikan tidak menimbulkan ancaman langsung kepada tentara tersebut.
"Deri menunjukkan kelalaian tertinggi dari seorang tentara, di mana dia mengisi peluru asli dari pada peluru karet yang biasa digunakan untuk membubarkan demonstrasi Palestina ke dalam senjatanya," demikian pernyataan pengadilan.
Deri setuju untuk menerima hukumannya setelah melewati tawar-menawar dengan pengadilan. Semula Deri dijatuhkan dakwaan pembunuhan yang menyebabkan kerusakan fisik parah menjadi kematian yang disebabkan karena kelalaian.
Selain menerima hukuman penjara, Deri juga diperintahkan untuk membayar denda kepada keluarga korban sebesar USD 14.000 atau Rp 194,8 juta.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya