Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Iran bentrok dengan pengunjuk rasa

Polisi Iran bentrok dengan pengunjuk rasa Bendera Iran. ©AFP

Merdeka.com - Polisi anti-huru hara Iran terlibat bentrok dengan pengunjuk rasa di Ibu Kota Teheran setelah nilai mata uang Rial mengalami penurunan tajam. Banyak demonstran ditahan menyusul tindakan mereka membakar ban. Aparat sempat membubarkan mereka dengan gas air mata namun massa tidak bergeming.

Situs BBC melaporkan, Rabu (3/10), saksi mata mengatakan, beberapa orang berkumpul di depan Bank Sentral meminta agar gubernur turun. Mereka juga meneriakan semboyan anti-pemerintah.

Nilai mata uang Rial mengalami penurunan terendah pada kurs Dollar Amerika. Lebih dari seratus pedagang dan kreditur turut berdemonstrasi. Toko di pusat perbelanjaan tidak buka, ungkapan simpati pada pengunjuk rasa. "Para pedagang marah karena pemerintah tidak memberi tahu akan adanya krisis keuangan. Mereka menyebut ketidakstabilan harga membuat penjualan tidak mungkin dilakukan," ujar Kasra Naji dari BBC Asia.

Kepala perkumpulan pasar Teheran, Ahmad Karimi Esfahani, mengatakan para pemilik toko tidak menjalankan bisnis mereka sebab khawatir terhadap keamanan. Namun dia berharap agar para pemilik toko kembali menjalankan bisnisnya besok.

Namun polisi senior Iran menegaskan pada Kantor Berita Pekerja Iran (ILNA), hanya sekelompok kecil pengunjuk rasa berkumpul di depan pasar dan pasar justru tidak tutup. Ratusan aparat meringkus dan menangkap tempat penukaran uang ilegal di pusat kota.

Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad justru menyalahkan sanksi dijatuhkan pihak barat mengakibatkan jatuhnya nilai mata uang Rial. Ahamdinejad menyebut pihak barat telah memulai peperangan ekonomi.

Banyak warga Iran menyalahkan Ahmdinejad karena salah mengurus keuangan Iran. Pemerintah Amerika Serikat menyebutkan pemberian sanksi itu memang ditargetkan terhadap program kontroversial nuklir Iran.

Di tempat terpisah juru bicara parlemen Iran, Ali Larijani, yang seharusnya memberikan keterangan terkait masalah ini justru membatalkan tanpa penjelasan. Dia diharapkan dapat menanggapi tuduhan terhadap Presiden Ahmadinejad, menganggap pemerintah tidak ada ide menghadapi krisis itu. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP