Polisi Australia tutupi kasus pelecehan seksual gereja
Merdeka.com - Gereja Katolik di Kota Sydney, Australia disinyalir menutup-nutupi segala informasi soal kasus sodomi di kalangan gereja. Mereka bahkan bekerja sama dengan kepolisian Negara Bagian New South Wales.
Ini ditemukan dalam investigasi stasiun televisi ABC Australia, Jumat (4/10), hasil penyelidikan mengatakan setidaknya terjadi dua kali kesepakatan soal kasus ini.
Salah satu nilai penting kesepakatan yakni gereja bisa menolak memberikan data. Kepolisian New South Wales membantah hal ini namun salah seorang staf senior di gereja Sydney Michael Salmon mengatakan kesepakatan bahkan sudah dijalankan.
Menurut pengacara Geoffrey Watson SC kesepakatan ini bisa menyeret polisi ke pengadilan lantaran melanggar undang-undang kriminal. "Jika ada tindakan kejahatan Anda harus menyampaikannya," ujar dia.
Salmon bersikeras polisi telah menyetujui kesepakatan itu. Beberapa pihak menduga telah banyak kasus pelecehan seksual telah ditutupi sebab kesepakatan itu lantaran melindungi nama baik gereja. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya