Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PM Australia Tony Abbott terancam dilengserkan anak buahnya

PM Australia Tony Abbott terancam dilengserkan anak buahnya PM Australia Tony Abbott. (c) heraldsun.com.au

Merdeka.com - Perdana Menteri Australia Tony Abbott kembali terancam dilengserkan anak buahnya. Kali ini tantangan di internal Partai Liberal Australia lebih berat karena yang menuntut digelar pemilihan sela untuk posisi ketua partai adalah dua menteri senior.

Menteri Komunikasi Malcolm Turnbull dan Menteri Luar Negeri Julie Bishop secara terbuka mendesak pemimpin mereka itu mundur karena posisi partai semakin anjlok di mata masyarakat.

The Australian melaporkan, Senin (14/9) Turnbull bergerak lebih jauh dengan mundur dari posisinya di kabinet. Dengan begitu, dia berhak menantang Abbott, sebagai ketua partai, untuk menggelar pemilihan internal di Partai Liberal.

"Perdana menteri tidak menyediakan kepemimpinan yang mumpuni dalam bidang ekonomi. Demikian juga tidak ada kebijakan penting dari pemerintahan sekarang untuk kalangan pengusaha," kata Turnbull saat jumpa pers, memaparkan alasannya menantang sang bos pagi tadi waktu setempat.

Turnbull mengaku telah memberitahu Abbott. Dia mengatakan sudah menyiapkan segala sumber daya dan dukungan yang diperlukan dari pengurus partai Liberal untuk menyingkirkan Abbott dari kursi PM Negeri Kanguru.

Ini kali kedua sepanjang 2015 ada upaya di internal partai menggoyang Abbott. Awal tahun, Jajak pendapat menunjukkan dukungan publik pada Partai Liberal yang dipimpin Abbott tinggal 54 persen.Abbott oleh banyak analis dinilai tak sanggup memenuhi ekspektasi rakyat soal penciptaan lapangan kerja, tambahan hak cuti melahirkan, serta pengamanan Australia dari arus imigran.

Alhasil, pada Februari, sebagian politikus partai berhaluan kanan, misalnya Luke Simpkins dan Don Randall, menyebar angket menuntut Abbott mundur. Tapi sang PM berhasil menjaga posisinya.

Turnbull (60) pernah memimpin Partai Liberal, sebelum digeser oleh Abbott pada 2009 lalu. Sesuai konstitusi Australia, pemilu akan digelar pada Januari 2017. Sebagian menteri maupun pendukung partai Liberal khawatir Abbott yang tidak becus memimpin membuat partai mereka kalah pemilu. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP