Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PM Selandia Baru akan kunjungi Indonesia bawa 25 CEO

PM Selandia Baru akan kunjungi Indonesia bawa 25 CEO PM Selandia Baru John Key. (c) REUTERS

Merdeka.com - Perdana Menteri Selandia Baru, John Key direncanakan berkunjung ke Indonesia. Kunjungan kali ini disebut sebagai lawatan keduanya ke Indonesia sejak menjabat sebagai perdana menteri.

Lawatan akan dilakukan pada 18 hingga 20 Juli 2016. Selain membawa beberapa menterinya, PM Key juga akan membawa 25 delegasi, terdiri dari CEO di negaranya.

"Perdana Menteri John Key kedua kalinya ke Indonesia sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Selandia Baru, namun ini kunjungan pertama sejak pemerintahan Presiden Jokowi. Selain membawa pejabat negara, akan dihadiri pula 25 CEO," ucap Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Edi Yusup, saat ditemui di kantornya, Kamis (14/7).

Dalam kunjungan ini, disebutkan isu ekonomi menjadi topik utama. Karena perdagangan dengan Selandia Baru masih cukup kecil, yakni hanya sebesar USD 1 juta, maka perdagangan akan ditingkatkan menjadi USD 4 juta.

"Fokus peningkatan kerja sama ekonomi, terutama perdagangan, karena masih cukup kecil kita akan meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan, terutama produk pertanian seperti salak dan mangga, akan kira impor ke Selandia Baru," lanjut dia.

Edi menjelaskan, investasi Selandia Baru di Indonesia cukup baik, terutama untuk industri susu. Indonesia akan menarik investasi dari kerja sama ini.

Selain itu, dengan adanya kunjungan ini diharapkan akan ada kerja sama dalam bidang energi terbarukan, peternakan, pariwisata dan pendidikan.

"Untuk energi terbarukan, kita tahu Selandia Baru terkenal dengan energi panas bumi. Karenanya, kita ingin mencoba belajar dari negara ini. Begitu pula dengan kerja sama peternakan kita ingin mendorong kapasitas investasi di bidang ini," ungkapnya.

Selama berada di Jakarta, PM John Key dan Presiden Joko Widodo akan menandatangani tiga kesepakatan bersama.

"Akan ada ksepakatan bersama dalam kita bidang, yaitu kerja sama di bidang energi terbarukan, pariwisata dan IUU Fishing," tuturnya.

Sementara itu, lebih dari 25 CEO yang akan hadir di Indonesia akan bergerak di bidang pendidikan, peternakan, dan perdagangan. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP