Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PM Inggris nyaris dibunuh teroris

PM Inggris nyaris dibunuh teroris Theresa may. ©2016 REUTERS/Peter Nicholls

Merdeka.com - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, dikabarkan nyaris menjadi korban aksi teror. Namun, rencana itu keburu terbongkar oleh badan intelijen setempat, MI5, dan aparat penegak hukum.

Dilansir dari laman BBC, Rabu (6/12), aparat penegak hukum Inggris hari ini mulai mengadili dua lelaki diduga hendak membunuh May. Mereka adalah Naa'imur Zakariyah Rahman (20) bermukim di utara London, dan Muhammad Aqib Imran (21) asal Birmingham. Mereka mulai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Westminster, London.

Menurut penjelasan polisi, Rahman dituduh hendak melakukan aksi teror dengan menempatkan bom di gerbang kantor perdana menteri Inggris di Downing Street, lantas menyerang May dengan pisau. Sedangkan Imran disangka membantu mempersiapkan serangan itu, dan hendak kabur ke luar negeri. Keduanya dibekuk pada 28 November lalu.

Menurut Kepala MI5, Andres Parker, dalam rapat kabinet, anak buahnya berhasil menggagalkan sembilan aksi teror sejak Maret lalu. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP