PM baru Australia ke luar negeri perdana untuk temui Jokowi
Merdeka.com - Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull akan menggelar kunjungan ke luar negeri pertamanya. Lawatan pada 12 November mendatang agendanya adalah ke Jakarta, menemui Presiden Joko Widodo.
Kunjungan PM Australia ini disebut untuk perkuat pondasi hubungan kedua negara yang sempat memburuk karena isu hukuman mati Bali Nine dan suap kapal imigran.
"Kunjungan ini nantinya diharapkan untuk memperkuat pondasi hubungan dengan Indonesia," tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis (5/11).
Pembahasan kedua negara akan berfokus pada ekonomi dan hubungan antar masyarakat. Pria yang akrab di sapa Tata itu menjelaskan, dengan adanya fokus pada dua hal itu, hubungan dua negara akan aman dan stabil.
Untuk kerja sama pada bidang ekonomi, Tata mengatakan akan ada fokus pada ekonomi digital dan kreatif. Ekonomi digital sendiri termasuk ekonomi kreatif yang menggunakan teknologi sebagai wadahnya.
Tata mencontohkan perusahaan ekonomi digital berupa Google dan Facebook. Turnbull sendiri, tambah Tata, tertarik dengan isu teknologi informasi. Ditambah dengan dia pernah menjadi menteri teknologi Australia.
"Dia tertarik dengan keputusan Presiden Jokowi yang menargetkan Indonesia punya ekonomi digital ratusan ribu dolar," lanjut dia.
Indonesia sendiri pernah memiliki keretakan hubungan dengan Australia saat Jokowi memutuskan untuk mengeksekusi mati dua warga Australia lantaran membawa ganja dalam jumlah besar. Turnbull, setelah melengserkan Tony Abbott dalam pemilu internal Partai Liberal pada 14 September lalu, menyatakan ingin menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya