PM Australia larang menteri terlibat hubungan percintaan dengan staf
Merdeka.com - Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengumumkan kebijakan baru untuk pemerintahannya. Dia melarang para menterinya memiliki hubungan di luar urusan pekerjaan dengan staf mereka.
"Para menteri, baik yang sudah atau belum menikah, dilarang melakukan hubungan seksual dengan staf," ujar Turnbull kepada wartawan di Canberra, dikutip dari laman Reuters, Kamis (15/2).
Kebijakan baru ini dibuat Turnbull untuk mewujudkan kode etik baru di lingkungan pemerintahan. Selain itu, kebijakan baru ini pun dibuat setelah wakilnya mengakui berselingkuh dengan seorang staf.
Turnbull menegaskan bahwa tahun ini, peraturan tersebut akan mulai diberlakukan guna menciptakan suasa kerja yang lebih sehat dan kondusif.
"Tahun ini, seorang menteri tidak diizinkan untuk memiliki hubungan seksual dengan seseorang yang bekerja kepada mereka. Sebab praktik kerja seperti ini sangat buruk dan semua orang tahu bahwa tidak ada manfaat yang bisa diambil dari hal itu," ujarnya.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya