Pimpin Protes Pembebasan Eks Terdakwa Panistaan Agama, Ulama Pakistan Ditahan Polisi
Merdeka.com - Seorang ulama Pakistan yang juga pemimpin partai Tehreek-e-Labaik Pakistan (TLP), Khadim Hussain Rizvi, ditahan polisi kemarin malam karena telah menggelar serangkaian protes keras atas pembebasan wanita Kristen yang didakwa hukuman mati dalam kasus penistaan agama.
Penahanan ini dilakukan menjelang digelarnya demonstrasi terbaru yang dia pimpin. Rencananya, aksi unjuk rasa tersebut akan digelar hari ini di Islamabad.
"Khadim Hussain Rizvi telah dibawa ke tahanan di bawah perlindungan polisi, kemudian dipindahkan ke tahanan tamu," kata Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudhry, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (24/11).
"Penahanan ini dilakukan untuk menjaga ketentraman publik, properti umum, dan ketertiban. Tidak ada (protes) yang harus dilakukan terkait kasus ini. Hukum sudah ditentukan dan seorang individu tidak bisa mengubahnya," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, Pakistan belakangan ini digemparkan dengan berita pembebasan seorang wanita Nasrani bernama Asia Bibi yang didakwa hukuman mati karena menista agama. Asia Bibi sendiri telah menjalani masa hukuman penjara selama delapan tahun.
Namun saat kasus ini dibawa ke Mahkamah Agung, hakim memutuskan untuk membatalkan hukuman mati Asia Bibi dan membebaskannya dari penjara.
Keputusan ini sontak memicu demonstrasi di berbagai penjuru kota, terutama dari partai TLP. Partai dan pendukungnya menyerukan agar Asia Bibi tetap dieksekusi karena kesalahannya. Para demonstran itu melakukan serangkaian aksi protes dan menutup jalan-jalan hingga aktivitas di kota jadi lumpuh.
Menanggapi aksi protes, pemerintah membuat kesepakatan dengan mereka yang kontra untuk memberlakukan larangan perjalanan kepada Asia Bibi selama kasusnya ditinjau ulang.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya