Pikiran saya, tubuh saya, pilihan saya
Merdeka.com - Beberapa wanita Iran memperingati International Woman's Day kemarin (08/03) dengan gaya yang berbeda. Mereka melakukan protes untuk menuntut persamaan derajat antara pria dan wanita. Dalam protesnya, wanita-wanita Iran tersebut tampil tanpa menggunakan sehelai kain pun untuk menutupi tubuhnya. Mereka sengaja merekam hal tersebut dan mengunggahnya di YouTube.com. Di video dengan durasi yang tidak begitu panjang tersebut, mereka meneriakkan tuntutan mengenai kesetaraan antara wanita dan pria serta kebebasan dalam mengendalikan tubuh mereka sendiri. Mereka menuliskan slogan, "pikiran saya, tubuh saya, pilihan saya”.

Video ini juga untuk mendukung beredarnya foto bugil Aliaa Magda Elmahdy serta Golshifteh Farahani yang dikecam sekaligus diusir dari Iran gara-gara foto telanjang mereka tersebut. Aliaa dan Faharani melakukan hal tersebut, karena mereka beranggapan bahwa sampai saat ini, kebebasan para wanita sepertinya telah hilang, mereka menginginkan kebebasan mutlak untuk mengatur hidup mereka sendiri.
Tidak hanya itu saja, tujuan pembuatan video adalah untuk mendukung penjualan Nude Photo Revolutionary Calendar yang selama ini bergerak dalam pemberian dukungan terhadap semua wanita yang menginginkan kebebasan mereka serta penolakan diskriminasi antara pria dan wanita.

Menurut, Ibtimes.co.uk, Nude Photo Revolutionary Calendar adalah organisasi yang diciptakan oleh seorang blogger wanita dari Mesir yang bernama Maryam Namazie. Dia sangat menolak perbedaan gender, diskriminasi, dan menuntut hak penuh untuk mengatur diri sendiri. (mdk/das)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya