Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pfizer Bakal Vaksinasi Penduduk Satu Kota di Brasil untuk Penelitian

Pfizer Bakal Vaksinasi Penduduk Satu Kota di Brasil untuk Penelitian Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Di kota Toledo, Brasil barat daya, tidak banyak ditemukan orang-orang yang skeptis terhadap vaksin. Sekitar 98 persen penduduk yang memenuhi syarat telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, menurut pejabat kota tersebut.

Sebagian besar mendapatkan vaksin Pfizer, dan pekan ini Pfizer mengumumkan pihaknya akan memvaksinasi penuh setiap orang di kota itu yang berusia 12 tahun ke atas sehingga pihaknya bisa melakukan penelitian terkait keamanan dan kemanjuran vaksin.

Perusahaan farmasi tersebut akan bekerja sama dengan pejabat kesehatan setempat, rumah sakit, universitas, dan program vaksinasi nasional Brasil untuk memantau penularan virus corona dalam “skenario kehidupan nyata” setelah seluruh populasi divaksinasi menggunakan vaksin Pfizer.

Penelitian ini akan mengikuti peserta sampai setahun untuk menyelidiki berapa lama perlindungan vaksin bertahan terhadap Covid-19 dan varian baru virus.

“Di sini kami percaya pada sains, dan kami meratapi hampir 600.000 kematian karena Covid-19 di Brasi,” jelas Wali Kota Toledo, Beto Lunitti saat peluncuran penelitian Pfizer, dikutip dari The Straits Times, Senin (11/10).

Penelitian ini dilaksanakan setelah vaksinasi eksperimental terhadap hampir semua orang dewasa di kota Serrana, Brasil. Eksperimen tersebut diyakini menjadi uji coba massal pertama vaksinasi terhadap seluruh penduduk kota sebelum di daerah lainnya di negara tersebut.

Uji coba di Serrana dilakukan selama tiga bulan saat musim dingin dan musim semi. Vaksin yang digunakan dalam uji coba massal terhadap 45.000 penduduk kota itu yaitu Sinovac. Uji coba ini berhasil dimana terjadi penurunan tajam kasus Covid baru, rawat inap, dan kematian, pada saat seluruh Brasil berada dalam cengkeraman pandemi.

Brasil menjadi salah satu negara di dunia yang mencatat kasus kematian tertinggi di dunia akibat pandemi. Sekitar 600.000 orang meninggal karena Covid-19 di Brasil, menurut data New York Times. Namun banyak ahli meyakini angka kematian kemungkinan lebih besar dari angka resmi.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP