Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Petani Thailand serahkan diri ke polisi usai tembak mati pencuri durian di ladangnya

Petani Thailand serahkan diri ke polisi usai tembak mati pencuri durian di ladangnya Durian. shutterstock

Merdeka.com - Pemilik kebun di Thailand menembak mati seorang pria yang mencuri durian miliknya. Tindakan itu dilakukan lantaran dia kesal selalu kehilangan durian yang telah ditanamnya susah payah.

Sukhon Sutthirak (56 tahun) ditangkap di kebunnya di Tambon Kradae, distrik Muang. Kepada polisi, Sukhon mengakui semua perbuatannya. Namun dia mengaku terpaksa menembak si pencuri karena menerima ancaman.

"Banyak durian dari pohon-pohon saya dicuri selama beberapa hari ini. Ketika saya mendengar suara durian jatuh ke tanah, saya langsung berlari keluar. Di sana saya melihat dua orang pria melarikan diri dan satu orang lainnya masih tetap di atas pohon," katanya, dikutip dari Straits Times, Jumat (27/7).

"Saya berteriak meminta dia turun, tetapi dia malah berteriak balik dan mengatakan bahwa dia punya pistol. Saat itu saya melihat dia sedang merogoh senjatanya dalam saku celana, dan saya pun tak punya pilihan lain selain menembaknya sekali," tambahnya.

Tembakan yang dilepaskannya mengenai dahi si pencuri yang langsung meregang nyawa di tempat kejadian. Melihat situasinya berubah fatal, Sukhon pun menyuruh sang istri menelpon polisi untuk menyerahkan diri.

Kini Sukhon harus menghadapi tuduhan pembunuhan dan disidang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP