Pesawat terbakar saat mendarat di Peru, seluruh penumpang selamat
Merdeka.com - Sebuah pesawat Boeing terbakar sesaat setelah mendarat di bandara dekat Kota Andean, Jauja, Peru. Menurut perwakilan Peruvian Airlines, Boeing 737-300 itu dijadwalkan untuk mendarat di bandara tersebut pukul 16.30 waktu setempat. Saat pendaratan dilakukan, pesawat tidak berhenti di landasan pacu dan malah mengalami kebakaran.
"Pesawat tersebut terus melaju di landasan pacu karena alasan yang belum diketahui dan meliuk ke kanan," demikian pernyataan resmi yang disampaikan perwakilan Peru Airlines seperti dilansir dari laman Reuters, Rabu (29/3).
Untungnya, tidak ada korban dengan luka serius akibat kejadian ini. Penumpang yang berjumlah 141 orang dinyatakan selamat dan kini telah dievakuasi.
Saat ini pihak berwenang masih menyelidiki sebab utama pesawat tidak bisa berhenti dan terbakar. Namun, Menteri Dalam Negeri Calos Basombrio menyebutkan bahwa api tersebut muncul karena sayap pesawat bergesekan dengan landasan pacu.
"Pesawat tidak bisa berhenti di landasan pacu dan mereka membuat manuver menghentikan dengan sayap. Sepertinya hal itulah yang menjadi sebab kebakaran," kata Basombrio kepada wartawan lokal.
Sementara itu, rekaman pesawat kebakaran telah menyebar melalui tayangan televisi. Tampak asap hitam yang mengepul di badan pesawat saat terbakar.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya