Peretas situs Malaysia Airlines diduga ISIS
Merdeka.com - Situs maskapai penerbangan Malaysia Airlines (malaysiaairlines.com) kemarin diretas dengan munculnya gambar kadal sedang mengisap cerutu dan di bagian atas gambar itu ada tulisan "404-Pesawat tidak ditemukan" sedangkan di bagian bawahnya ada tulisan "Diretas oleh Pasukan kadal-Kalifah Siber".
Kalimat "pesawat tidak ditemukan" itu merujuk paa dua kejadian nahas hilangnya pesawat MH370 dan hancurnya pesawat MH17 di Ukraina tahun lalu.
"Kami membenarkan Sistem Nama Domain (DNS) kami telah diubah sehingga pengunjung situs masuk ke halaman yang telah diretas alamatnya," kata pernyataan Malaysia Airlines di laman jejaring sosial Facebook, seperti dilansir the Times of India, Senin (26/1).
Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diduga menjadi dalang di balik peretasan itu.
Menurut situs Wall Street Journal, "selama beberapa saat situs Malaysia Airlines itu mengatakan 'ISIS akan menang' dan sejumlah pengunjung yang masuk ke situs itu dan ingin memesan penerbangan atau mencari informasi menjadi kesulitan.
Di Bengaluru, pria bernama Mehdi Masroor Biswas yang diduga mengoperasikan akun Twitter yang mendukung ISIS kini sudah ditahan polisi dan aparat menyatakan mereka punya beberapa petunjuk, termasuk informasi tentang perekrutan anggota ISIS.
Sebelumnya ISIS sudah menyampaikan peringatan kepada para pendukung dan anggotanya untuk tidak pergi ke Suriah melalui Malaysia karena polisi sedang meningkatkan perburuan terhadap mereka.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya