Perempuan Iran yang dipenjara sebab nonton voli sudah dibebaskan
Merdeka.com - Keluarga perempuan warga Inggris berdarah Iran yang dipenjara karena menonton pertandingan voli putra, Ghoncheh Ghavami, 25 tahun, mengatakan dia sudah dibebaskan dari penjara di Teheran.
Keluarga Ghavami mengatakan dia dibebaskan setelah melancarkan aksi mogok makan dan ratusan ribu orang menandatangani petisi menyerukan pembebasan dia, seperti dilansir koran the Independent, Ahad (23/11).
"Dia sudah dibebaskan dengan jaminan hingga sidangnya digelar. Uang jaminannya sebesar Rp 300 juta. Dia sekarang ingin bersama keluarga," kata kakak Ghavemi, Iman Ghavami, 28 tahun.
Orangtua Ghavami sebelumnya menolak bertemu dengan anak mereka setelah penjaranya dipindahkan dan dia hanya dibolehkan berbicara lewat telepon.
Ghavami yang berasal dari London dan berkewarganegaraan Inggris itu sedang mengunjungi keluarganya di Iran ketika dia ditangkap.
Garda Revolusi Iran menangkap dia teman-temannya karena menonton voli putra. Teman-temannya kemudian dibebaskan tapi Ghavemi terus ditahan karena dianggap membahayakan keamanan nasional. Dia kemudian dijatuhi hukuman penjara satu tahun atas tuduhan menyebarkan propaganda menentang pemerintah.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya