Perempuan ini mengaku bohong sudah diperkosa oleh imigran di Jerman
Merdeka.com - Perempuan 18 tahun yang sebelumnya mengaku diperkosa beramai-ramai oleh gerombolan imigran saat perayaan Malam Tahun Baru di stasiun kereta Cologne, Jerman, akhirnya mengaku cerita yang dia buat itu bohong.
Dia bahkan sedang tidak berada di Cologne ketika malam Tahun Baru itu.
Ratusan perempuan dilaporkan mengalami pelecehan seksual dan diperkosa oleh sekelompok imigran pada malam Tahun Baru di Cologne. Salah satu kisah yang cukup mengejutkan adalah seorang gadis 18 tahun yang diperkosa oleh gerombolan pria imigran.
Dia mengaku seorang polisi menyelamatkannya dari para pemerkosa itu. Dia juga mengatakan terpaksa melakukan aborsi setelah mengetahui dia hamil karena diperkosa.
Gadis itu kemudian mendapat bantuan dari lembaga amal Lobby for Young Women selama beberapa bulan setelah penyerangan itu.
Lembaga amal itulah yang kemudian melaporkan gadis itu ke polisi. Penyelidikan pun dilakukan dan kecurigaan semakin menguat setelah polisi yang dikatakan menolong gadis itu tidak pernah ditemukan.
Menurut sumber yang diperoleh koran Koelnishe Rundschau, gadis itu benar-benar mengarang cerita.
Pekan lalu gadis itu diwawancara tim penyelidik di rumahnya di sebelah utara Jerman. Pada saat itulah dikatakan dia mengaku tidak pernah berada di Cologne pada saat kejadian.
Motif gadis itu hingga kini masih belum jelas terungkap namun diduga kejadian serupa juga terjadi di Jerman dalam beberapa bulan terakhir.
Juli lalu seorang remaja perempuan 13 tahun asal Austria ketahuan hanya mengarang cerita soal dia mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria berkulit gelap di sebuah kolam renang. Peristiwa itu membuat pemerintah kota melarang seluruh pengungsi masuk ke wahana kolam renang itu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya