Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab-penyebab penumpang marah saat di dalam pesawat

Penyebab-penyebab penumpang marah saat di dalam pesawat Ilustrasi pesawat. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Oscar Moncho

Merdeka.com - Naik pesawat terbang bukan berarti nyaman tanpa cela. Dalam beberapa kasus, maskapai penerbangan tak teliti hingga menyebabkan penumpang di dalam pesawat marah.

Sudah banyak kasus terjadi dalam penerbangan di Tanah Air dan luar negeri. Berikut beberapa rangkumannya:

Tidak mendapat kursi

kursi rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Aneh bin nyata. Padahal ini naik pesawat. Kejadian ini terjadi di penerbangan Lion Air. Ada seorang penumpang tak mendapat kursi yang tertera dalam tiketnya. Namanya Satwika Ika. Ia membeberkan nomor kursi yang tersedia hanya sampai 34. Sedangkan, dirinya mendapatkan kursi nomor 35 di mana ruangan setelah nomor 34 adalah toilet. "Nomor kursi cuma ampe 34. Itu sebelah 34 toilet. Masa saya disuruh duduk di toilet," katanya.

Selama tak mendapat kursi, Satwika berdiri di belakang dekat toilet. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Satwika mendapatkan kursi kosong dekat jendela setelah diarahkan pramugari. Namun, nomor kursi yang didapat tidak sesuai dengan yang tertera di tiket.

Ada bau durian

durian rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kejadian ini terjadi beberapa hari lalu. Penumpang Sriwijaya SJ 091 rute Bengkulu- Jakarta kesal saat naik dalam pesawat tercium aroma durian. Baunya sangat menyengat.Banyak penumpang mengeluhkan bau durian itu. Akibatnya, penumpang mogok dan marah tak mau naik pesawat.Humas Sriwijaya Air Willy mengatakan, mengangkut durian dalam bagasi pesawat itu tidak melanggar aturan. "Tapi sesuai SOP kita enggak salah kok mengangkut duren," katanya.

Suhu dalam pesawat panas

pesawat panas rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Salah satu penumpang menceritakan pengalaman naik Pesawat Lion Air saat AC sedang mati. Pesawat rute Denpasar-Jakarta itu juga sempat mengalami delay. Setelah pesawat tiba, penumpang dipersilahkan masuk. Namun suhu dalam pesawat terasa panas. Sekitar 30 menit dalam pesawat, ada sejumlah petugas memperbaiki pendingin ruangan pesawat. Selama AC panas dan perbaikan, akhirnya semua penumpang turun kembali. "Kalau kata mereka sih AC-nya nggak benar," kata salah satu penumpang.

Jendela pesawat copot saat take off

copot saat take off rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Maskapai Air India boeing 787 Dreamliner's tujuan Amritsar ke ibu kota, Delhi mengalami kendala. Beberapa menit setelah take off, ketika pesawat mencapai 15.000 kaki, cuaca mulai buruk. Turbulensi berlangsung selama hampir 15 menit. Kejadian ini membuat 240 penumpang Boeing 787 Dreamliner's panik. Bukan cuma karena cuaca yang buruk, tapi juga karena salah satu jendela pesawat Air India itu, copot. Untungnya, yang copot adalah panel bagian dalam. Pramugari langsung memperbaiki panel jendela yang copot di depan sejumlah penumpang yang panik. Dalam insiden itu, tiga orang dilaporkan terluka.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP