Penulis Amerika sebut Putin suruh pasukan khusus bajak pesawat MH370
Merdeka.com - Penulis sains asal Amerika Serikat Jeff Wise dalam majalah New York Magazine baru-baru ini mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan khusus untuk mencuri pesawat Malaysia Airlines MH370 dan diam-diam mendaratkan pesawat itu di bandara besar di Kazakhstan. Pesawat berpenumpang 239 orang dengan rute Kuala Lumpur-Beijing itu hilang pada 8 Maret tahun lalu.
Wise yang merupakan anggota dari Kelompok Independen percaya, sebenarnya MH370 adalah bagian dari misi pembajakan rahasia Rusia. Kabarnya Putin telah memalsukan data penerbangan tersebut dan pesawat itu mendarat di Kazakhstan.
Dia menjelaskan teorinya itu berdasarkan data ping dari MH370 selama tujuh jam setelah hilang kontak. Data itu direkam oleh satelit komunikasi Inggris, Inmarsat.
Namun Wise mengaku tidak tahu mengapa Vladimir Putin ingin mencuri pesawat penuh dengan orang itu. Dia juga mengakui idenya agak 'gila'. Data satelit menunjukkan MH370 terbang selama berjam-jam setelah kehilangan kontak sehingga para ahli menyimpulkan pesawat itu diterbangkan keluar dari jalur seharusnya.
"Mungkin dia ingin menunjukkan kepada Amerika Serikat bahwa dia bisa melukai Barat dan sekutunya di mana pun di dunia," kata Wise kepada New York Magazine.
Dalam situsnya, Wise juga mengatakan Rusia sebenarnya sangat cerdas dan memiliki track record yang baik dalam menerapkan skema tersebut, Dia juga mencatat ada tiga orang Rusia di dalam pesawat itu, dua dari mereka pemegang paspor Ukraina.
Laporan oleh: Vick Almaro
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya