Penikaman Massal di Sebuah TK di China, Dua Anak Tewas
Merdeka.com - Dua anak tewas dan 16 lainnya terluka setelah seorang pria bersenjata pisau memasuki sebuah TK di China selatan. Dua korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis.
Insiden penikaman massal terjadi di Kota Beiliu, wilayah otonomi Guangxi Zhuang. Polisi telah menangkap seorang tersangka dan penyelidikan atas penyerangan ini sedang dilaksanakan. Demikian dilaporkan media pemerintah China, Xinhua, dilansir BBC, Kamis (29/4).
China telah menghadapi serangkaian serangan penikaman di sekolah selama bertahun-tahun.
Mereka yang kerap terlibat dalam serangan ini biasanya orang-orang dengan gangguan mental, atau melakukan balas dendam terhadap pejabat atau individu yang mereka kenal.
Motif serangan pada Rabu (28/4) ini belum jelas, tapi tersangka dilaporkan memasuki TK di Xinfeng, Beiliu, sekitar pukul 14.00.
Sebanyak 16 anak dan dua guru terluka.
Xinhua melaporkan dua anak langsung meninggal karena luka yang dideritanya. Dua anak yang terluka dioperasi dan 14 lainnya dirawat di rumah sakit.
TK di China umumnya menerima anak berusia tiga sampai enam tahun.
Serangan mematikan sebelumnya di sekolah China termasuk sebuah insiden pada September 2019 di mana delapan anak tewas di Provinsi Hubei. Pada April 2018, sembilan siswa sekolah menengah tewas di China utara ketika seorang pria menyerang mereka saat pulang sekolah.
Seorang berusia 28 tahun mengklaim dia dirisak di sekolah saat masih anak-anak.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya