Pengantin Baru di India Tewas Setelah Dapat Kado Bom dari Mantan Pacar Istri
Merdeka.com - Seorang pria di negara bagian Chhattisgarh, India yang baru saja menikah dan juga saudaranya tewas setelah kado pernikahan yang diterimanya dari mantan sang istri meledak.
Hemendra Merawi dan istrinya mendapatkan kado home theatre music system. Menurut keterangan polisi, mantan pacar dari istri Hemendra tidak terima perempuan tersebut menikah dengan pria lain.
Dikutip dari The Independent, Kamis (6/4), Hemendra tewas seketika pada Senin di rumahnya di distrik Kabirdham saat memasang sound system tersebut. Kakak laki-lakinya, Rajkumar, juga tewas karena luka yang dideritanya akibat ledakan tersebut.
Empat anggota keluarga lainnya, termasuk bayi berusia 18 bulan, mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.
Intensitas ledakan cukup luat dan meruntuhkan atap serta tembok rumah pengantin baru tersebut.
Tersangka, Sarju Markam (33), ditangkap pada Selasa di negara bagian Madhya Pradesh.
Markam, yang telah menikah dan ayah dua anak, diduga menjalin hubungan dengan perempuan 29 tahun yang menjadi istri Hemendra. Sarju Markam ingin perempuan tersebut menjadi istri keduanya.
"Markam awalnya bohong ke istri (Hemendra) Merawi kalau dia belum menikah. Setelah dia tahu kebenarannya, dia menolak menikah dengannya. Tapi dia terus mengancam agar perempuan itu menikah dengannya," jelas polisi dalam pernyataannya.
Markam juga mengancam Merawi dan keduanya sempat cekcok.
"Markam memasang bom dalam (sound) system itu dan menaruhnya di bawah mandap (semacam pelaminan di mana pengantin India mengucap janji suci pernikahan) bersama kado lainnya," jelas nspektur polisi Lal Umed Singh seperti dikutip Indian Express.
"Tersangka mengataan ke polisi dia menanam peledak di dalam home theatre dan menghadiahkannya ke pasangan pengantin baru itu dengan tujuan membunuh mereka."
"Dia menggunakan amonium nitrat, bensin dan bubuk mesiu diambil dari petasan. Dia membungkusnya seperti kado untuk menghindari kecurigaan. Ledakan itu terpicu saat sistem dinyalakan."
Menurut keterangan polisi, Markam pernah bekerja di pabrik penghancur batu, di mana dia belajar bagaimana membuat bahan peledak menggunakan amonium nitrat.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya