Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamanan APEC di Filipina diperketat akibat teror Paris

Pengamanan APEC di Filipina diperketat akibat teror Paris Polisi berjaga setelah terjadi serangan teror beruntun di Prancis. ©2015 REUTERS/Philippe Wojazer

Merdeka.com - Aparat keamanan Filipina diperbanyak di kawasan Ibu Kota Manila yang menggelar pertemuan Tingkat Tinggi APEC, setelah serangan teror beruntun terjadi di Prancis tadi malam. Juru bicara Kepolisian Filipina, Wilben Mayor, mengatakan pihaknya tidak bisa mengambil risiko karena akan ada banyak pemimpin negara Asia Pasifik menghadiri forum itu.

"Kami sekarang sudah mengumumkan situasi siaga satu di seluruh negeri untuk menjaga APEC serta berkaca pada kejadian di Paris," ujarnya seperti dilansir Kantor Berita Reuters, Sabtu (14/11).

Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama, Presiden China Xi Jinping, serta Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dilaporkan akan menghadiri KTT APEC pada 18-19 November mendatang. Total ada 20 kepala negara tiba di Manila pekan ini.

Adapun Presiden RI Joko Widodo memilih tidak hadir, digantikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Demikian pula Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang absen dalam KTT APEC kali ini.

Sebelumnya dilaporkan, serangan teror terjadi beruntun di tujuh lokasi terpisah, di kawasan timur Ibu Kota Paris. Dua bar dilempari granat dan ditembaki, sedangkan satu restoran diberondong senapan mesin.

Dua bom meledak di Gerbang J Stadion Stade de France, saat pertandingan sepakbola yang ditonton Presiden Francois Hollande berlangsung. Selanjutnya, pelaku yang bergerak bersamaan menyerbu gedung konser Bataclan, menghabisi 100 penonton.

Data terakhir pemerintah Negeri Anggur menyatakan setidaknya 158 orang tewas dan 80 cedera parah.

Tujuh pelaku semuanya tewas, enam di antaranya meledakkan diri sebelum dibekuk polisi. Saat ini otoritas Prancis memperketat perbatasan darat, laut, maupun udara untuk memastikan pelaku lain tidak mencoba kabur.

Diperkirakan ada 1.500 personil keamanan diterjunkan. Serangan beruntun tadi malam adalah yang paling mematikan di Prancis sejak Perang Dunia ke-2. Belum ada kelompok teror mengaku bertanggung jawab atas insiden kemarin.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP