Penerobos konsulat RI di Melbourne ditangkap
Merdeka.com - Polisi Australia kemarin menangkap pria 42 tahun yang menerobos Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne dan mengibarkan bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 6 Januari lalu.
"Polisi Federal Australia memastikan telah menangkap pria 42 tahun di Williamstown, pinggiran Melbourne pada Senin, 30 Januari," kata Polisi Federal Australia.
Penangkapan ini hanya beberapa hari sebelum Jaksa Agung George Brandis, Menteri Kehakiman Michael Keenan, dan Menteri Pertahanan Personel Dan Tehan dijadwalkan menghadiri pertemuan tingkat menteri bidang hukum dan keamanan di Jakarta.
"Pria tersebut didakwa dengan Pelanggaran di Area yang Dilindungi, bertentangan dengan Pasal 20 dari Perlindungan Orang dan UU Properti 1971. Dia telah ditebus dengan jaminan untuk hadir di Melbourne Magistrates Court pada Kamis 23 Februari 2017," demikian pernyataan pers Kedutaan Besar Australia di Jakarta yang diterima merdeka.com, Selasa (31/1).
Penangkapan ini terjadi tiga hari setelah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mempertanyakan pihak Australia yang belum menangkap pelaku, seperti dilansir koran the Sydney Morning Herald, Selasa (31/1).
"DPR Komisi I meminta kepada pemerintah Indonesia, terutama Kemlu untuk mendesak Australia agar segera menyelesaikan proses hukum terhadap penerobos, karena masalahnya, pelaku sudah tertangkap gambar, foto dan namanya," ujar Retno saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1).
Kata Retno, yang menjadi pertanyaan dari Indonesia, mengapa hingga saat ini pelaku masih belum bisa ditangkap. Padahal, seru Retno, sudah 20 hari terlewat sejak kasus penerobosan KJRI Melbourne terjadi.
Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Australia 6 Januari lalu diterobos masuk oleh pria tak dikenal. Lelaki itu memanjat tembok dan naik ke atap lalu memajang bendera Bintang Kejora khas Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 36 detik, yang diunggah akun Izzy Brown, Jumat (6/1). Dalam akun Facebook pribadinya, Izzy memang kerap mengunggah status berisi dukungan terhadap OPM. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya