Penemu Perangkat Lunak Antivirus McAfee Ditemukan Tewas dalam Selnya di Spanyol
Merdeka.com - Perintis perangkat lunak antivirus John McAfee ditemukan tewas di sel penjaranya di dekat Barcelona pada Rabu, menurut laporan pers. McAfee tewas eberapa jam setelah Pengadilan Tinggi Spanyol memutuskan dia dapat diekstradisi ke Amerika Serikat, di mana dia menghadapi tuduhan penggelapan pajak dengan ancaman hukuman sampai 30 tahun.
Pengacaranya kepada Reuters menyampaikan McAfee tampaknya gantung diri.
Sebuah pernyataan yang dirilis pemerintah provinsi Catalan mengonfirmasi seorang warga negara AS berusia 75 tahun ditemukan tewas di sel penjaranya. Sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Associated Press, pernyataan itu merujuk pada McAfee.
Jaksa federal AS di Tennessee mendakwa McAfee dengan penghindaran pajak dan dengan sengaja gagal mengajukan pengembalian pajak untuk mengungkapkan pendapatan yang diperoleh dari mempromosikan cryptocurrency atau mata uang kripto, menjadi pembicara, dan menjual hak dokumenter untuk kisah hidupnya.
Dia juga didakwa dalam kasus penipuan kripto terpisah di New York.
McAfee, yang dikenal dengan perilaku eksentrik, ditangkap pada Oktober 2020 di bandara internasional Barcelona.
Selama sidang pengadilan di Madrid pekan lalu, ia berpendapat tuduhan penipuan pajak yang diajukan terhadapnya terkait dengan kegagalannya mencalonkan diri sebagai presiden AS pada 2020 sebagai kandidat Partai Libertarian – kegagalannya yang kedua di Gedung Putih.
"Pada akhir 2018, saya mengumumkan saya akan mencalonkan diri lagi dan saya juga mengumumkan bahwa saya akan menargetkan IRS (US Internal Revenue Service) dan korupsinya dan dua bulan kemudian IRS mengajukan tuntutan terhadap saya," jelasnya kepada Pengadilan Tinggi Spanyol selama sidang pertama dari sidang ekstradisinya, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (24/6).
"Saya yakin tuduhan itu bermotif politik."
McAfee telah dipenjara selama hampir sembilan bulan dan bisa mengajukan banding atas putusan ekstradisi pengadilan Spanyol. Pengacaranya mengatakan kepada Reuters, pengusaha perangkat lunak itu tidak tahan lagi di penjara.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya