Pendeta Italia ditembak di Bangladesh, diduga ulah ISIS
Merdeka.com - Pria bersenjata tanpa identitas menembak dan melukai seorang pendeta Italia pada Rabu hari ini di Bangladesh. Polisi mengatakan ini adalah luapan serangan kepada orang asing yang diindikasi sebagai ulah kelompok teror.
"Pendeta diketahui bernama Piero kala itu sedang mengendarai sepeda di utara kota Dinajpur dekat terminal bus, seketika seorang pengendara motor dengan menggunakan senjata api menembaknya beberapa kali dari jarak dekat sebelum kabur," ujar Inspektur Polisi Robiul Alam kepada AFP lewat sambungan telepon, seperti dikutip Emirates247, Rabu (18/11).
Pendeta berusia 60 tahunan ini juga bekerja sebagai dokter dalam beberapa agenda gereja di Dinajpur, menurut teman satu profesinya, Anthony Sen yang juga tinggal di kota yang sama.
"Kejadian terjadi sekitar jam delapan pagi, saat tiga orang menembaknya dari jarak dekat, satu pelurunya mengenai lehernya dyang menyembabkan pendarahan parah," kata Sen.
Diketahui serangan kepada orang asing ini terjadi setelah insiden seorang pekerja sukarela Italia tewas tertembak pada September kemarin dan seorang petani Jepang terbunuh beberapa hari setelahnya di Dhaka, dimana kelompok ISIS mengklim serangan itu adalah aksi mereka.
Namun begitu, pemerintah Bangladesh menolak bila serangan tersebut ditunggangi oleh ISIS karena tidak adanya bukti kuat terlebih Bangladesh adalah negara dengan mayoritas muslim.
Diketahui negara ini juga tengah terguncang dalam serangan pembunuhan kepada bloger sekuler dan penerbit buku serupa, yang mana serangan juga diklaim oleh kelompok militan ISIS.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya