Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemukim Israel Menari dan Menyanyi di Masjid Al-Aqsa dan Ibrahimi Palestina

Pemukim Israel Menari dan Menyanyi di Masjid Al-Aqsa dan Ibrahimi Palestina pemukim israel menyanyi di masjid ibrahimi. ©Middle East Monitor

Merdeka.com - Ahad lalu, pemukim-pemukim Israel memprovokasi umat Islam Palestina dengan membuat keributan, menari, dan menyanyi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem timur dan Masjid Ibrahimi, Hebron.

Aksi pemukim Israel yang terekam di video itu memantik kemarahan penduduk Palestina.

Dikutip dari laman The New Arab, Rabu (5/10), di video yang beredar, terlihat seorang wanita menari dan tertawa mengikuti irama musik pop di Masjid Ibrahimi. Penduduk Israel lain juga terlihat menari dan memainkan musik dengan kencang meski musik umumnya dilarang di tempat-tempat ibadah muslim.

Menurut stasiun radio Al-Aqsa Voice, lusinan pemukim Israel menari dan menyanyi di Masjid Ibrahimi bersama dengan band. Pemukim Israel pun terlihat melakukan ritual Talmud di masjid itu. Beredar juga video tentang pemukim Israel melakukan tindakan provokatif di sekitar Masjid Al-Aqsa.

Penduduk Palestina pun marah sebab aksi-aksi pemukim Israel melanggar kesucian masjid-masjid itu.

Ini bukanlah kali pertama masjid-masjid muslim Palestina diganggu pemukim Israel. Sebelumnya pada September lalu, pemukim Israel memprovokasi muslim Palestina di tengah tahun baru Yahudi, Rosh Hashanah.

Umumnya pemukim Israel sering memasuki masjid-masjid di Palestina, menyerang jemaah yang beribadah, dan melakukan tindak kekerasan di wilayah pendudukan. Sama seperti yang terjadi Ahad lalu.

“Provokasi hari Minggu terjadi ketika puluhan pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa, yang berfungsi sebagai situs tersuci ketiga dalam Islam, di bawah perlindungan polisi Israel,” jelas Departemen Wakaf Islam di Yerusalem.

Begitu juga yang terjadi di Masjid Ibrahimi, tempat yang diyakini sebagai pemakaman Nabi Ibrahim, Ishaq, dan Yakub. Masjid Ibrahimi sering menjadi target provokasi oleh pemukim Israel.

Bahkan pada 1994, masjid itu menjadi tempat penembakan massal yang dilakukan pemukim Israel bernama Baruch Goldstein. Penembakan itu membunuh 29 jemaah Muslim Palestina dan melukai 125 lainnya.

Hebron sendiri adalah rumah bagi 40,000 penduduk Palestina namun sekitar 850 penduduk militan Israel tinggal di wilayah itu.

Berikut cuplikan video ketika pemukim ISrael menyanyi dan menari di masjid Ibrahimi:

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP