Pemotretan di India dikecam sebab perlihatkan insiden perkosaan
Merdeka.com - Sebuah pemotretan mode busana di India telah memicu kemarahan dan seruan untuk adanya tindakan hukum kemarin, setelah memperlihatkan seorang wanita sedang diserang beberapa pria di sebuah bus, seakan mengulang insiden pemerkosaan fatal yang mengejutkan negeri Sungai Gangga itu.
Proyek fotografer Raj Shetye dengan judul "Salah Arah" itu muncul dalam portofolio di situsnya dalam beberapa hari terakhir sebelum berada di bawah kecaman, sejak gambar-gambar itu diungkap berbagai media.
Gambar-gambar itu memperlihatkan seorang model wanita mengenakan mode pakaian kelas atas sedang diraba-raba di sebuah bus oleh sekelompok pria, juga dengan busana berkelas, dalam berbagai pose.
Dalam sebuah gambar, model wanita itu terlihat berada di lantai dengan seorang pria yang berdiri di atasnya. Sementara satu gambar lainnya menunjukkan sang model wanita itu tengah berusaha melepaskan diri dari cengkeraman dua pria yang memegang lengannya, dan foto lainnya memperlihatkan dua pria berusaha memeluk dia di sebuah kursi.
Pemotretan itu telah menarik gelombang kritikan di media sosial di India, di mana insiden pemerkosaan fatal dilakukan sekelompok pria terhadap seorang mahasiswi di sebuah bus pada Desember 2012 lalu telah memicu protes nasional terkait tingkat kekerasan seksual dialami kaum perempuan.
Nirmala Samat, ketua Komisi Nasional untuk Perempuan, telah menulis surat kepada kepala polisi Mumbai dan menyerukan agar melakukan penyelidikan atas foto-foto itu.
"Setiap orang dengan akal sehat akan memahami bahwa tindakan ini tidak lain seakan membiarkan kekerasan," kata Samat kepada AFP
"Saya berpendapat kuat harus ada tindakan hukum karena ini bukan kebebasan artistik, tentu saja tidak."
Shetye, yang berbasis di Mumbai, telah mengeluarkan sebuah pernyataan membela karyanya. "Saya berusaha untuk mengekspresikan diri saya melalui media yang saya sangat tahu dengan baik dan kontroversi ini didasarkan pada salah tafsir."
"Tujuannya adalah murni untuk menciptakan seni yang akan mengumpulkan opini publik tentang isu-isu yang menyangkut perempuan," jelas dia.
"Ini menghancurkan hati saya melihat ibu saya, teman-teman saya, adik saya membatasi diri secara profesional dan pribadi agar merasa aman," ucap Shetye. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya