Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemimpin oposisi Bahrain divonis tiga bulan penjara

Pemimpin oposisi Bahrain divonis tiga bulan penjara Pemimpin oposisi Bahrain, Nabil Rajab, menggendong keponakannya, Mariam. Pengadilan memvonis dia tiga bulan penjara karena menghina perdana menteri dan penduduk Muharraq. (blogs.aljazeera.net)

Merdeka.com - Pemimpin oposisi Bahrain, Nabil Rajab, divonis tiga bulan penjara lantaran dianggap menghina perdana menteri Syekh Khalifa bin Salman dan warga Provinsi Muharraq dalam pernyataan dia lewat akun Twitternya.

Stasiun televisi AlJazeera melaporkan, Selasa (10/7), Polisi menjebloskan ketua Komisi Nasional Hak Asasi Bahrain itu ke penjara setelah pengadilan hari ini memutuskan dia bersalah setelah ditahan tiga pekan sejak bulan lalu. Rajab adalah tokoh sentral di balik unjuk rasa di Bahrain selama lebih dari satu tahun.

Rajab menulis dalam akun Twitternya para penduduk di Provinsi Muharraq, Bahrain, sengaja mendukung Perdana Menteri Syekh Khalifa bin Salman buat mendapatkan bantuan uang. Ia juga meragukan patriotisme penduduk daerah itu. "Sebagian besar warga Muharraq protes dan menuntut Rajab atas dasar penghinaan lewat media sosial," kata Jaksa Nayef Yusuf Mahmud, seperti dikutip kantor berita Bahrain News Agency.

Namun, pengacara Rajab, Muhammad al-Jishi, mengatakan tuntutan hukum itu sengaja dibentuk oleh sebuah kelompok beranggotakan 50 pensiunan militer dan polisi. Tetapi, Kementerian Penerangan Bahrain membantah hal itu dan mengatakan ada dua penduduk Muharraq mengajukan kasus itu.

Jishi mengatakan dia bakal mengajukan banding atas putusan hakim itu lantaran kliennya telah ditahan tiga minggu dalam masa penyelidikan. "Setiap hari bisa terjadi ribuan kasus penghinaan terhadap orang lain. Umumnya mereka hanya dikenai denda. Jadi vonis itu cukup mengejutkan," kata Jishi. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP