Pemimpin militan di Marawi Isnilon Hapilon tewas dalam baku tembak
Merdeka.com - Militer Filipina hari ini mengatakan pemimpin kelompok militan Maute di Kota Marawi, Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute tewas dalam baku tembak dan mayat mereka sudah ditemukan.
Kabar itu diperoleh kantor berita the Associated Press mengutip pejabat militer Filipina hari ini.
Pasukan Filipina kemarin mengebom basis pertahanan Maute setelah empat bulan mengepung Kota Marawi, seperti dilansir laman Channel News Asia, Senin (16/10).
Militer Filipina mengatakan pertempuran di Marawi akan 'segera berakhir'.
"Kami berharap bisa mengakhiri pengepungan Marawi ini segera," ujar Kolonel Romeo Brawner, wakil komandan tempur kepada wartawan.
Tentara Filipina sebelumnya menargetkan pertempuran dengan militan Maute akan berakhir kemarin. Sejak empat bulan lalu korban tewas sejauh ini sudah mencapai lebih dari seribu orang.
Juru bicara Jet tempur FA-50 kemarin menghujani Marawi dengan bom seraya pasukan Filipina memburu para militan dari rumah ke rumah di kawasan basis pertahanan Maute yang tinggal seluas dua hektare.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya