Pemimpin demo pro-pemerintah Thailand ditembak
Merdeka.com - Pemimpin kelompok kaus merah (pendukung pemerintah) Thailand Kwanchai Praipana hari ini ditembak di rumahnya. Penembakan itu terjadi sehari setelah pemerintah menyatakan keadaan darurat di Ibu Kota Bangkok dan sekitarnya.
Diduga penembakan terjadi di Provinsi Udon Thai, sebelah timur laut Thailand itu bermotif politik seperti dilansir surat kabar the New York Times, Rabu (22/1).
"Dari apa yang terlihat di kamera CCTV, sebuah mobil bak terbuka berwarna perak beberapa kali menembaki rumah itu," kata Kolonel Polisi Kowit Tharoenwattanasuk kepada kantor berita Reuters. "Kami yakin ini tindakan kriminal bermotif politik." Kwanchai selama ini dikenal memiliki ribuan pengikut.
Pejabat berwenang mengatakan pemerintah tidak berencana menindak para pengunjuk rasa yang berdemonstrasi dalam beberapa pekan terakhir.
Dekrit keadaan darurat diumumkan pemerintah itu membuat pihak berwenang bisa memberlakukan jam malam, sensor media, membubarkan pertemuan dan menggunakan kekuatan militer untuk mengamankan keadaan.
Menteri Luar Negeri Surapong Tovichakchaikul mengatakan kondisi darurat harus diberlakukan karena para pengunjuk rasa sudah memblokade sejumlah kantor pemerintah dan bank dalam beberapa hari terakhir serta mengancam pegawai pemerintah. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya