Pemilu Mesir usai Ikhwanul Muslimin dikudeta, sepi pemilih
Merdeka.com - Hari ini, Minggu (18/10), pemerintah junta militer Mesir menggelar pemilihan umum legislatif. Ini adalah hajatan politik pertama kalinya, setelah tentara mengkudeta Ikhwanul Muslimin dari pemerintahan pada 2012.
Kantor berita Reuters melaporkan dari pantauan sementara, jumlah warga yang hadir ke bilik suara sangat rendah. Di hampir semua kota besar tidak ada antrean calon pemilih. Warga menyempatkan ke TPS sebagian besar adalah pendukung Jenderal Abdul Fatah al-Sisi, presiden Mesir yang melengserkan pemimipin demokratis pertama Mesir, Muhammad Mursi.
Hal ini kontras dengan situasi pada awal 2012, ketika pendukung Ikhwanul Muslimin berbondong-bondong memberikan suara. Organisasi politik yang masih satu ideologi dengan Partai Keadilan Sejahtera di Indonesia itu sekarang sepenuhnya dilarang oleh junta militer.
Sebulan terakhir, pentolan Ikhwanul Muslimin yang masih berani muncul mengajak rakyat Negeri Piramida memboikot pemilu legislatif itu.
Salah satunya adalah Fekry Nabil, mantan petinggi Ikhwanul Muslimin yang sekarang membentuk Partai Kebangkitan Mesir (SEP). "Pemilu ini jelas-jelas dimanipulasi agar pemerintahan junta mempunyai dasar hukum memerintah," ujarnya dalam keterangan tertulis yang disebar di media massa.
Selain boikot, ulama Salafi dan yang satu garis ideologi dengan Ikhwanul Muslimin menyerukan fatwa bahwa terlibat dalam pemilihan kali ini terlarang.
Sejak kudeta terjadi, Mesir tak lagi punya wakil rakyat di parlemen. Jenderal al-Sisi sempat berjanji akan menggelar pemilu legislatif tahun lalu, tapi akhirnya mundur menjadi dua putaran pada 18-19 Oktober dan 22-23 November.
Dalam pidato kemarin (17/10), Jenderal al-Sisi meminta semua warga Mesir menggunakan hak pilihnya. Dia mengatakan situasi keamanan akan terjaga, karena ribuan personil tentara dikerahkan ke seantero negeri.
"Saya memanggil Anda semua, pria dan wanita, tua dan muda, petani dan pekerja dari seluruh negeri untuk berjalan (ke kotak suara) demi negara, menggunakan hak pilih sebaik-baiknya," kata al-Sisi. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya