Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemilik bar di China pasang patung Buddha bercinta

Pemilik bar di China pasang patung Buddha bercinta Patung Buddha bercinta di Bar Yanyu, Kota Lijiang, Provinsi Yunan, China. (hap/quirky china news/rex feat)

Merdeka.com - Lin, pemilik bar di Kota Lijiang, barat daya Provinsi Yunan, China, mendapat kecaman setelah memasang patung Buddha sedang bercinta. Pejabat setempat dan para pengguna Internet mendesak patung itu segera dihancurkan lantaran melecehkan agama Buddha dan kebudayaan China.

"Itu menghina para dewa," tulis seorang pengguna Internet seperti dilansir surat kabar The Daily Mail, Senin (20/5). "Sang pembalas akan datang dan tinggal menunggu waktu."

Patung setinggi empat meter itu menjadi pusat perhatian di bar Yanyu. patung itu menggambarkan Buddha lelaki sedang bercinta dengan Buddha perempuan dalam kondisi dipangku.

Lijiang merupakan salah satu daerah tujuan pelancong tersohor di negeri Panda itu. Ribuan orang saban tahun melancong ke wilayah dikenal romantis itu dengan harapan mendapat kekasih.

Lin menolak anggapan patung Buddha bernilai jutaan yuan itu menistakan agama. "Patung itu bernama Buddha gembira berasal dari Buddha Tibet. Buddha lelaki menggambarkan hukum dan Buddha perempuan mewakili kecerdasan," katanya. Dia menegaskan tidak baik menilai Buddha dari sudut pandang duniawi.

Lin menambahkan patung Buddha bercinta itu bakal makin membuat Lijiang tetap mempesona dan membawa keberuntungan bagus dalam masalah asmara. Dia mengungkapkan patung itu dipesan dari pemahat India dan dikirim bulan lalu. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP