Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Australia tak larang warganya berkunjung ke Indonesia

Pemerintah Australia tak larang warganya berkunjung ke Indonesia Warga Australia selfie di depan Lapas Kerobokan. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Aksi teror di Jakarta pada Januari lalu rupanya masih berdampak hingga saat ini. Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) mengeluarkan travel advisory atau peringatan perjalanan kepada warga negaranya yang berencana berkunjung ke Indonesia.

Meski demikian, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, menegaskan DFAT hanya mengeluarkan imbauan bukan larangan kepada warga Australia berpelesir ke Indonesia.

"Kami (Australia) belum mengatakan hal itu(larangan perjalanan). Kita tidak bilang kepada warga Australia untuk jangan datang, ini hanya sebatas isu peringatan terhadap warga kami terkait insiden yang terjadi di Jakarta Januari kemarin," terang Dubes Grigson di sela acara Social Media Week 2016 di Mall Senayan City Jakarta, Jumat (26/2).

Dubes Grigson memaparkan bila kerja sama antara kedua negara, Australia dan Indonesia masih terus ditingkatkan.

"Melalui pengembangan isu yang dilakukan kepolisian Indonesia, Perdana Menteri kami menyikapi hal tersebut dengan positif. Kami masih terus melanjutkan perbincangan kerjasama dengan pemerintah Indonesia menyangkut material terkait," paparnya.

Beberapa waktu lalu, sebuah media Australia melaporkan adanya indikasi serangan terorisme di Indonesia akan meningkat di level persiapan yang matang, terutama di kota destinasi wisata seperti Jakarta, Bali, dan Lombok.

Meski demikian, Intelijen Negeri Kanguru tidak merinci setinggi apa tingkat ancaman teroris yang dimaksud. Berkaca dari insiden sebelumnya, warga Australia di Indonesia perlu mewaspadai titik-titik rawan lantaran insiden dapat terjadi sewaktu-waktu dan di mana saja.

"Tempat-tempat seperti klub malam, bar, kafe, restoran, hotel internasional, bandara dan tempat ibadah, adalah lokasi potensial bagi para pelaku teror melancarkan aksi," menurut DFAT.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP