Pembunuh bikin surat minta maaf kurang rapi dalam beraksi
Merdeka.com - Seorang pembunuh yang beraksi di San Jose, Amerika Serikat, meninggalkan kertas berisi permintaan maaf. Di dalamnya tertulis, "maaf, ini pembunuhan pertama saya, masih serampangan."
Surat itu ditemukan polisi di samping jasad Shamima (57) dan Golam Rabbi (59), suami istri yang ditembak mati oleh pelaku akhir pekan lalu di rumah mereka. Tabloid Mirror melaporkan, Rabu (27/4), pasangan yang dibunuh itu adalah imigran asal Bangladesh.
Sejauh ini polisi belum menetapkan pelaku. "Motif juga masih terus diselidiki," kata Albert Morales, juru bicara Kepolisian San Jose.
Shamima dan Golam adalah pengurus komunitas muslim di San Jose. Belum ada tanda-tanda pembunuhan keduanya terkait aktivitas keagamaan.
Pengurus Majelis Pengajian South Bay berduka atas kematian pasangan suami istri tersebut. "Kami berdoa agar Allah memberi kekuatan pada keluarga yang ditinggalkan dan semoga almarhum diampuni dosa-dosanya."
Shamima dan Golam memiliki dua anak lelaki berusia remaja yang tinggal di kota lain karena kuliah. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya