Peluit Kuno Berusia 2.000 Tahun Ditemukan, Ini Fungsinya
Merdeka.com - Sebuah peluit kuno berusia 2.000 tahun ditemukan di desa Behramkale, distrik Ayvacik, Provinsi Canakkale, Turki. Peluit ini ditemukan saat penggalian situs reruntuhan Assos yang berusia 7.000 tahun.
Dikutip dari laman Hurriyet Daily News, Kamis (20/10), peluit ditemukan di sekitar Gereja Ayazma. Peluit ini terbuat dari tanah liat dan dulunya digunakan sebagai mainan anak-anak.
Para arkeolog meyakini peluit berbentuk burung itu sebagai hadiah saat pemakaman karena ditemukan di dalam kuburan anak-anak.
"Burung tanah liat ditemukan di permukaan sekitar Gereja Ayazma adalah sebuah peluit. Benda itu digunakan sebagai mainan anak-anak di zaman kuno dan ditinggalkan sebagai hadiah, khususnya di kuburan anak-anak," jelas Profesor Nurettin Arslan dari Fakultas Arkeologi Universitas Canakkale Onsekiz Mart.
Arslan menambahkan, peluit ini digunakan dari Zaman Klasik sampai Zaman Romawi.
"Karena lapisan benda ini tidak diketahui, mustahil menyatakan pastinya. Tapi kami yakin ini dari Zaman Romawi atau lebih awal."
Assos adalah salah satu daerah bersejarah di Turki. Penggalian di situs ini masih berlanjut di bawah presidensi Fakultas Arkeologi Universitas Canakkale Onsekiz Mart yang dipimpin Profesor Arslan.
Tahun ini, penggalian fokus di bangunan Agora, tempat olahraga, dan pesanggarahan Ksenedochion era Bizantium yang dibangun pada Periode Helenistik.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya