Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku teror London kelahiran Inggris, pernah diperiksa intelijen

Pelaku teror London kelahiran Inggris, pernah diperiksa intelijen Penyerangan di depan Parlemen Inggris. ©Reuters

Merdeka.com - Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam pernyataannya di depan parlemen hari ini menyatakan pelaku teror di London kemarin adalah pria kelahiran Inggris dan pernah diselidiki karena keterkaitan tindak kekerasan ekstremisme.

"Identitasnya sebelumnya sudah diketahui polisi dan MI5 (intelijen Inggris)," kata dia seperti dilansir Mirror, Kamis (23/3). Lebih lanjut May mengatakan pada saatnya nanti identitas pelaku akan dipublikasikan.

Selain empat orang tewas dalam serangan kemarin, 40 orang juga luka. Mereka adalah 12 warga Inggris, tiga bocah Prancis, 2 warga Rumania, empat Korea Selatan, satu Jerman, Polandia, Irlandia, China, Italia, Amerika Serikat, dan dua warga Yunani. Sebanyak 29 orang dirawat di rumah sakit dan tujuh masih kritis.

Polisi kini sudah menahan delapan orang dari penggerebekan di London dan Birmingham. Mereka diduga terlibat dalam serangan kemarin.

Theresa May dalam pidatonya juga memuji tindakan aparat dan petugas medis saat menghadapi serangan itu. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP