Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku serangan truk di Prancis bernama Mohamed Bouhlel

Pelaku serangan truk di Prancis bernama Mohamed Bouhlel Truk maut di Nice Prancis. ©2016 REUTERS/Eric Gaillard

Merdeka.com - Surat kabar Prancis telah merilis nama tersangka pelaku serangan truk di Kota Nice, Prancis. Pria 31 tahun itu berdasarkan bocoran dokumen polisi bernama Mohamed Lahouaiej Bouhlel. Dia adalah warga negara Prancis keturunan Tunisia.

Pria ini diketahui seorang ayah dari tiga anak. Bouhlel pernah terlibat kasus kriminalitas ringan seperti dugaan pencurian serta kekerasan. Namun dia tidak pernah masuk radar intelijen Prancis terkait jaringan terorisme.

Belum diketahui apa motif Bouhlel melakukan serangan di tengah pawai perayaan Hari Bastille. Foto tersangka belum dirilis oleh aparat setempat.

Metro.co.uk melaporkan, Jumat (15/7), identifikasi polisi berdasarkan KTP yang diperoleh di kursi pengemudi truk. Saksi mata menyatakan Bouhlel sempat turun dari truk, kemudian memberondong orang-orang dengan senjata api sebelum ditembak mati polisi. Bouhlel sehari-hari tinggal di Nice, serta memang bekerja sebagai sopir truk.

Akibat perbuatan Bouhlel, sedikitnya 84 orang tewas dengan lebih dari 100 luka-luka.

Seorang saksi mata mengatakan truk yang dikendarai Bouhlel awalnya berjalan pelan. Ketika mendekati daerah ramai, sang sopir memacu kendaraan menabrak kerumunan massa sepanjang dua kilometer. Truk itu kemudian naik ke trotoar, mengincar sebanyak mungkin orang untuk ditabrak.

"Truk itu dikemudikan seperti bola bowling zigzag dan menghantam semua yang ada di depannya," kata saksi mata tidak disebut namanya itu.

Pemerintah Prancis meyakini aksi Bouhlel sebagai terorisme. Namun belum ada kelompok teror mengaku bertanggung jawab atas serangan di Nice.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP