Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku bom dihentikan petugas karena diduga menuju Masjid Nabawi

Pelaku bom dihentikan petugas karena diduga menuju Masjid Nabawi Bom bunuh diri di Masjid Nabawi. ©REUTERS

Merdeka.com - Empat petugas keamanan tewas dan lima orang lainnya terluka dalam insiden bom bunuh diri di Madinah, Arab Saudi. Lokasi kejadian tepatnya 500 meter dari pintu gerbang lapangan parkir Masjid Nabawi, yang terhubung ke bangunan Pengadilan Madinah.

Para petugas penjaga keamanan masjid dilaporkan berupaya menghentikan pelaku melakukan aksinya di tempat tersuci kedua bagi umat Islam sedunia tersebut.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (5/7), sebelum salat maghrib digelar, seorang pria bergegas berjalan ke arah masjid dari sisi luar tempat parkir.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan petugas keamanan yang melihatnya curiga melihat gerak-gerik pria diperkirakan berusia 18 tahun itu.

"Pasukan keamanan mencurigai seorang pria yang menuju Masjid al-Nabawi karena dia terburu-buru melewati banyak pengunjung masjid yang sedang parkir," ujarnya.

Pejabat ini menambahkan, ketika petugas mencoba menghentikannya, pria itu terlihat sangat panik.

"Ketika mereka mencoba untuk menghentikannya, dia meledakkan dirinya yang telah dipasang sabuk bom. Selain si pelaku, empat personel keamanan yang mencoba menghentikannya juga meninggal dunia," lanjut pejabat tersebut.

Sementara itu, para jemaah yang tengah berbuka puasa mengira ledakan bom adalah ledakan meriam sebagai penanda berbuka puasa. Namun, Altayeb Osama, salah seorang pengunjung kemudian merasakan getaran yang sangat kuat usai ledakan tersebut.

"Getarannya sangat kuat, seperti bangunan yang meledak," ucapnya.

Dia mengaku terkejut dengan ledakan yang terjadi di tempat suci umat Islam tersebut. Kendati demikian, ibadah tetap berlangsung normal di Masjid Nabawi karena lokasi kejadian cukup jauh bahkan dari pelataran masjid.

"Insiden ini sangat mengejutkan karena terjadi di tempat suci bagi umat Islam, tempat paling suci kedua di dunia. Saya rasa ini bukan tindakan yang mewakili Islam," kata Osama.

"Orang-orang tidak pernah membayangkan hal seperti ini bisa terjadi di sini," lanjut dia.

Selama Ramadan, daerah Madinah dan Mekah penuh sesak oleh orang yang beribadah. Pada malam hari, Masjid Nabawi biasanya penuh sesak oleh muslim yang berdoa di hari-hari terakhir bulan suci ini.

Tak hanya di Madinah, ledakan bom bunuh diri juga terjadi di Jeddah dan wilayah timur Al Qatif. Bom di Jeddah dilakukan depan Konsulat Amerika Serikat, sedangkan bom di Al Qatif menyasar sebuah masjid Syiah. Belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab atas serangan bom beruntun di Saudi.

Tiga pelaku yang meledakkan diri di lokasi berbeda-beda semuanya tewas. Sebelum Saudi, kelompok militan melakukan aksi pemboman sporadis di pelbagai negara Timur Tengah sepanjang bulan Ramadan. Mulai dari Turki, Bangladesh, serta Irak.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP