Pejuang Anti-Taliban di Panjshir Tegaskan Tetap Melawan
Merdeka.com - Pada Senin, Taliban mengklaim kemenangan di wilayah terakhir Afghanistan yang menentang kekuasaan mereka, mengumumkan jatuhnya Lembah Panjshir yang merampungkan pengambilalihan mereka atas negara tersebut dan mereka akan segera mengumumkan pemerintahan.
Sejumlah gambar di media sosial menunjukkan anggota Taliban berdiri di depan gerbang halaman kantor gubernur Panjshir setelah pertempuran berhari-hari dengan Front Perlawanan Nasional Afghanistan (NRFA), yang dikomandoi pemimpin Panjshir, Ahmad Massoud.
“Panjshir, yang merupakan tempat persembunyian terakhir musuh yang melarikan diri, direbut,” ujar juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid dalam konferensi pers, dilansir Reuters, Selasa (7/9).
Massoud tidak mengakui kekalahan, mengatakan pasukannya, yang terdiri dari bekas tentara Afghanistan termasuk pejuang lokal, masih bertarung.
“Kami berada di Panjshir dan perlawanan kami akan berlanjut,” ujarnya di Twitter.
Massoud juga mengatakan dia dalam kondisi aman, tapi tidak memberikan rincian soal keberadaannya.
Taliban meyakinkan warga lembah Panjshir bahwa tidak akan ada tindakan diskriminatif terhadap mereka.
“Mereka saudara-saudara kami dan akan bekerja bersama untuk tujuan bersama dan kesejahteraan negara ini,” kata Mujahid.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya